Ryan McKay dan Bart Melek dari TD Securities mengatakan bahwa harga emas dan logam mulia secara umum masih mampu bertahan kuat meskipun probabilitas kenaikan suku bunga Federal Reserve (Fed) dalam jangka pendek meningkat.
Mereka menekankan bahwa data inflasi Amerika Serikat yang akan datang akan menjadi faktor sangat pentingdalam menentukan ekspektasi pasar terhadap kebijakan Fed serta arus dana dari para investor. Sementara itu, faktor pendukung struktural seperti kekhawatiran terhadap pelemahan nilai dolar, pembelian emas oleh bank sentral, dan meningkatnya permintaan ETF menunjukkan bahwa kejutan kebijakan Fed yang hawkish kemungkinan hanya akan menunda, bukan menggagalkan, potensi kenaikan emas berikutnya.
Ekspektasi Kebijakan Fed Bergantung pada Data Inflasi
“Logam mulia kini menunggu data inflasi.”
“Logam mulia masih mampu mempertahankan kekuatannya, meskipun pasar sedang menghadapi peningkatan probabilitas kenaikan suku bunga Fed dalam jangka pendek.”
Laporan pekerjaan AS yang lebih kuat sebelumnya sempat memberikan tekanan terhadap harga emas. Namun, pernyataan pejabat Fed yang tidak terlalu hawkish serta intervensi mata uang kemudian meredakan narasi tersebut.
Hal ini menunjukkan bahwa pasar saat ini sangat sensitif terhadap data ekonomi dan berita terbaru.
“Data inflasi adalah katalis besar berikutnya. Jika inflasi lebih tinggi dari perkiraan, hal tersebut akan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga Fed dan memberikan tekanan terhadap emas. Sebaliknya, jika inflasi tidak terlalu mengkhawatirkan, hal tersebut pada akhirnya dapat menjadi katalis pertama yang mendorong gelombang baru posisi beli dari para investor.”
Dengan kondisi pasar logam mulia yang masih mendapatkan dukungan kuat dari narasi pelemahan nilai dolar, tingginya pembelian bank sentral, dan kembali meningkatnya akumulasi ETF, kebijakan Fed yang hawkish kemungkinan hanya akan menunda waktu terjadinya kenaikan emas berikutnya, bukan memicu penurunan besar.
Kesimpulan untuk XAUUSD
CPI lebih tinggi dari perkiraan → bearish jangka pendek untuk Gold
CPI lebih rendah/sesuai ekspektasi → bullish untuk Gold
Fed hawkish dapat menekan emas, tetapi menurut TD Securities efeknya kemungkinan lebih berupa penundaan kenaikan daripada perubahan tren besar.
Pembelian bank sentral + ETF + isu pelemahan dolar masih menjadi faktor fundamental yang mendukung emas.
Jadi, selama tidak ada kejutan inflasi yang sangat kuat, struktur bullish jangka menengah emas masih dianggap relatif solid.
